Friday, January 24, 2014

SARAF TERJEPIT "ENCOK"




Encok "Saraf Terjepit"
“Sering kita mendengar orang sakit akibat sarafnya terjepit. Bagaimana saraf seseorang terjepit sehingga menimbulkan rasa nyeri ?”

Apakah anda sering mengalami rasa nyeri pada bagian leher, tulang belakang atau pundak ? Jangan sepelekan, karena bisa saja terjadi karena saraf yang terjepit.
Dalam istilah medis  Saraf Terjepit biasa disebut dengan “Nekleus Pulposus”. Merupakan penyakit yang di karenakan  oleh bantalan lunak dari ruas ruas tulang belakang sehingga mengalami tekanan dan pecah, sehingga mengakibatkan  penyempitan dan terjepitnya urat syaraf melalui tulang belakang.
Berbeda dengan banyak penyakit lain, penyakit ini bisa datang kapan saja secara tiba tiba, karena  salah satu penyebabnya ialah akibat kesalahan dalam melakukan gerakan dalam aktivitas sehari hari.
  
Contoh : Mengangkat Beban Terlalu Berat dan sebagainya,

Karena itu rasa nyeri yang timbul terkadang dianggap rasa sakit biasa, padahal bila ada saraf yang terjepit akibatnya bisa sangat fatal, yakni bisa sampai pada kelumpuhan.
Selain dari rasa sakit dan nyeri, ketidaknyamanan, masih ada dampak buruk lainnya seperti terganggunya kompleksitas dari jaringan saraf. Jaringan Saraf seseorang terdapat miliaran jumlah jaringan saraf, dan tubuh seseorang  dapat berfungsi dengan baik karena adanya jaringan saraf tersebut. Tanpa adanya jaringan ini, maka seseorang tidak bisa membedakan antara suhu panas atau suhu dingin, antara  senang dan  sakit
Setiap aktivitas bisa berjalan dengan baik seandainya fungsi dari saraf dan jaringanya tidak ada yang terganggu. Jika ada salah satu jaringan yang rusak, maka mempengaruhi seluruh jaringan saraf di tubuh.

Misalnya : Seumpa saraf terjepit di tangan seperti carpal tunnel syndrome yang mengakibatkan mati rasa,nyeri dan kelemahan. Jika situasi  ini tidak segera di tangani atau di obati, maka jaringan saraf diantaranya  akan mengalami  atau terganggu dan otot – otot di tangan serta pergelangan kemungkinan menyusut sehingga  kelemahan akut akan terjadi.

PENYEBAB DAN GEJALA
  •  Penyebab saraf terjepit bisa bermacam – macam, tetapi penyebab paling umum yaitu cedera, postur tubuh yang paling buruk, stres dari pekerjaan yang berulang ulang dan kegiatan olahraga. Jika saraf yang terjepit terjadi dalam waktu singkat, biasanya tidak menimbulkan kerusakan permanen dan saraf bisa berfungsi normal, tapi jika tekanan terus terjadi, maka dapat menimbulakan sakit kronis dan kerusakan saraf permanen.
Selain itu, ada faktor yang dapat memudahkan terjadinya proses penuaan, yaitu kebiasaan merokok,faktor keturunan atau genetik, ruas tulang belakang yang paling sering terkenan adalah leher bawah dan ruas pinggang bawah.
  • Gejala  dan tanda HNP bergantung pada ruas tulang belakang yang terkena dan ringannya penekanan atau penjepitan yang terjadi. HNP pada ruas leher akan menyebabkan rasa nyeri atau pegal pada leher atau bahu yang meyebar ke leher atau bahu. rasa nyeri pada HNP dapat bdertambah saat batuk atau mengejang.
MENCEGAH SEJAK DINI

Mengatasi saraf terjepit tentu saja jalan terbaik melakukan pecegahan sejak dini. Banyak cara yang dapat dilakukan, terutama gaya hidup, pola makanan misalnya pilih makanan dan minuman yang sehat terutama untuk kesehatan tulang. Selain itu tentu saja dengan melakukan olahraga secara teratur agar tubuh tetap terjaga kebugaranya, istrahat total jika tubuh terasa lelah.

FAKTA  SEPUTAR NYERI PUNGGUNG

  1. Segera istirahat saat punggung terasa nyeri. Jangan tunda waktu istirahat,  Faktanya istirahat selama satu atau dua hari atau dapat memperburuk kesehatan punggung. Langkah yang sebaiknya dilakuka yaitu perbanyak gerakan seperti berenang, peregangan dan berjalan sehingga dapat memulihkan rasa sakit punggung.
  1. Mitos lain yang memaparkan bahwa nyeri pinggung tidak bisa sembuh total, Faktanya adalah Nyeri Punggung merupakan penyakit lumrah, punggung akan tetap dalam kondisi sehat, meski perna merasakan nyeri punggung.
  1. Nyeri punggung dialami oleh 8 dari 10 orang dalam kondisi kehidupannya. Sementara kaum wanita resiko nyeri punggung yang dialami lebih besar disbanding pria.Faktanya postur tubuh yang kurang baik, kehamilan serta aktivitas menggendong anak.


Unknown Web Developer

1 comment: